
Dahlan J, Spd., MM
( Ka BKAD Kabupaten Takalar )
Keluarga Besar
BKAD Kabupaten Takalar Mengucapakan Selamat Hari Raya Idul Fitri Mohon Maaf Lahir Batin 1444 H – 2023 M

Dahlan J, Spd., MM
( Ka BKAD Kabupaten Takalar )
Keluarga Besar
BKAD Kabupaten Takalar Mengucapakan Selamat Hari Raya Idul Fitri Mohon Maaf Lahir Batin 1444 H – 2023 M

Takalar-Sulsel // Liputannusantara18 – Ribuan orang dan tokoh terlihat berbondong-bondong dan membanjiri acara buka puasa yang digelar oleh Makmur Mustakim di kediaman orang tuanya di lingkungan Bontobaddo, Kelurahan Malewang, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar – Sulsel. (Senin, 17 April 2023).
Selain sebagai acara berbuka bersama, acara yang di gelar pada puasa yang ke 23 Ramadhan 1444 Hijriah ini juga menjadi ajang silaturahmi karena mempertemukan orang-orang Takalar yang berasal dari beberapa wilayah dengan latar belakang yang berbeda-beda.
Mantan Ketua DPRD Takalar H. Muh. Jabir Bonto selaku keluarga dari Makmur Mustakim Dg. Lewa menjadi perwakilan dari pihak tuan rumah untuk memberikan sambutan di hadapan para peserta yang hadir.
“Saya sebagai perwakilan keluarga dari Bapak Makmur Mustakim Dg. Lewa mengucapkan selamat datang dan terimakasih banyak atas kehadiran kepada Bapak/Ibu sekalian”. Melalui kesempatan ini kami memohon do’a dan restu kepada para tamu yang hadir, bahwa Makmur Mustakim ini merupakan putera daerah yang siap untuk maju sebagai calon Bupati Takalar dalam Pilkada 2024 mendatang. (Sambut H. Bonto kepada para tamu dan peserta yang hadir)
Politisi senior dari Partai Golkar ini turut menyampaikan pesan dan kesiapan kesiapan Makmur Mustakim untuk ikut tanding dalam kontestasi Pilkada Takalar 2024.
“Saya mengenal sosok Dg. Lewa yang cerdas, ramah, agamais, dan sangat dekat dengan masyarakat. Itulah modal utama yang dimilikinya untuk menjadi seorang pemimpin”. Jadi kalau masih ada yang mengatakan jika Dg. Lewa belum punya modal untuk maju, disini saya pertegas jika Dg. Lewa punya banyak modal untuk maju, termasuk biaya politik. Ujar H. Bonto dengan penuh semangat.
Pada kesempatan yang lain, H. Darwis Sijaya selaku Ketua DPRD Takalar turut menyampaikan sambutan dan rasa takjubnya atas banyaknya massa yang hadir dalam acara itu.
“Sebagai Ketua DPRD Takalar saya mengucapkan banyak terimakasih banyak atas undangan berbuka puasa yang disampaikan Dg. Lewa kepada saya. Meski saya baru saja tiba di Takalar, namun saya berusaha menyempatkan diri untuk hadir disini. Dan saya merasa bahwa peserta yang hadir disini mungkin 2 (dua) kali lipat dari perencanaan tuan rumah, melihat banyaknya peserta yang berdesak-desakan di tenda luar yang telah terpasang”. Ungkap Darwis Sijaya.
Darwis Sijayapun kembali menambahkan dengan mengajak para peserta yang hadir untuk mendo’akan Makmur Mustakim Dg. Lewa agar senantiasa dalam keadaan sehat dan harapannya bisa tercapai untuk membangun Takalar.
“Kita sama-sama mendo’akan Bapak Makmur Mustakim Dg. Lewa dan semoga harapannya dapat terwujud dalam bersama-sama membangun Takalar yang jauh lebih baik”. Tutur Darwis Sijaya
Di lain sesi Makmur Mustakim selaku tuan rumah menyampaikan rasa syukur dan terimakasih atas kehadiran para kerabat, keluarga, dan sahabat dalam acara yang digelarnya.
“Saya sebagai tuan rumah merasa sangat bersyukur dan mengucapkan banyak terimakasih atas kehadiran para orang tua, saudara, dan adik-adik kami. Sekali lagi saya terharu dan ucapkan banyak sekali terimakasih”. Ucap Makmur Mustakim (Senin, 17 April 2023).
Dari pantauan media, terlihat berapa pejabat, tokoh masyarakat, politisi Gerindra, Demokrat, PKS, PPP, Hanura dan Perindo hingga aktivis muda yang hadir membersamai dalam menghangatkan silaturahmi di acara buka puasa tersebut.
#Iswan Nappa

Mirwan, S.H
( Pimpinan Umum/Penanggung Jawab PT.Liputan Nusantara Group )
Keluarga Besar
PT. LIPUTAN NUSANTARA GROUP Mengucapakan Minal Aidin Walfaidzin Mohon Maaf Lahir Batin 1444 H – 2023 M

Takalar // Liputannusantara18 – Imbas dari Kasus KDRT Yang Terjadi Di Kabupaten Takalar baru-baru ini, MRN terpaksa dilarikan ke RSUD H.Padjonga Dg Ngalle lantaran mengalami memar dibagian muka dan sering mengalami sakit dibagian kepala.
Kejadian KDRT tersebut yang Dialami Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) Korban kekerasan yang diduga Dilakukan Oleh Suaminya sendiri, pada Selasa malam (11/4/2023) pukul 22.30.Wita Diwilayah Lingkungan Palemba Kelurahan Pattalassang Kecamatan Pattalassang Kabupaten Takalar
Dampak dari insiden tersebut MRN Terpaksa Dibawa RSUD Takalar Guna pengobatan kondisinya yang memprihatinkan karena mengalami memar dibagian muka dan sakit bagian kepala sehingga adik kandungnya langsung mendampingi kakaknya Untuk ke RSUD Takalar
FN Adik kandung korban saat menyampaikan melalui Telepon Watshap ,jumat, (14/4/2023) ia tidak tega melihat kakaknya dalam kondisi Memprihatinkan yang masih merasakan perih akibat memar yang dia alami dan mengeluh rasa sakit bagian kepala, Sehingga dirinya langsung berinisiatif menemani kakaknya Ke RSUD Takalar,
“iye daeng sebelum kita bawa kerumah sakit, Kakak saya (MRN) masih mersakan sakit karena memar dibagian mukanya dan merintih kesakitan dibagian kepalanya makanya saya langsung bawa ke RS untuk diperiksa kembali, takut nanti ada apa apanya, Namun setibanya di RS Kakak saya langsung dirawat dan dibantu cairan infus. Setelah mendapat perawatan seharian dan kami melihat kondisi kakak sudah agak mendingan kami meminta untuk berobat jalan saja untuk dirawat dirumah ” Ujar FN Melalui telepon Watshap
FN Juga Menambahkan bahwa ” Setelah kejadian itu kakak saya merasa trauma bersama anaknya dan merasa takut akan terjadi kembali kejadian tersebut, sehingga saya diminta untuk menemani sesaat dirumahnya” ujarnya Lagi
” Adik Korban juga berharap agar kasus tersebut bisa terselesaikan secepatnya dan pelakunya bisa diproses sesuai aturan hukum yang berlaku, mengingat agar tidak ada lagi terjadi hal seperti ini dikaum perempuan ” Kunci FN

Takalar // Liputannusantara18 – Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) Dikabupaten Takalar diduga Jadi Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang Dilakukan Oleh Suaminya Sendiri setelah sang istri pergoki sang suami sembunyikan seorang wanita didalam lemari
Hal ini diungkapkan oleh korban melalui adiknya FN, saat menemui beberapa awak media dilapangan Makatang Dg Sibali Kabupaten Takalar, Kamis, (13/4/2023)
FN, Membeberkan kasus tersebut Dihadapan Awak media bahwa kakaknya MRN (44) dianiaya oleh suaminya setelah sang suami kepergok menyembunyikan seorang wanita didalam lemari pada hari selasa malam (11/4/2023) pukul 22.30.Wita. yang terjadi di Lingkungan Palemba Kelurahan Pattalassang Kecamatan Pattalassang Kabupaten Takalar
Melalui adik korban, FN Memaparkan kronologi kejadian tersebut bermula saat kakaknya menyuruh anaknya untuk melihat motor sang suami dirumah mertuanya yang tidak jauh dari tempat tinggal korban MRN
” kakak sy, MRN (40) thn menyuruh anaknya kerumah neneknya (Mertuanya) untuk melihat motor bapaknya (suaminya) Namun setiba dirumah mertuanya anak kakak saya kembali keibunya sampaikan bahwa motor bapaknya tidak ada dirumah neneknya, tapi karena mungkin mendapat firasat sehingga kakak saya langsung mengunjungi sendiri rumah mertuanya, setibanya disana kakak saya langsung naik.ketangga dan membuka pintu Rumah mertuanya dan ketemulah suaminya dan sang suami mengatakan “Apa kau cari..?” dan sang istripun menjawab ” saya cari motor ” dan dijawab kembali sang suami ” Tidak ada motor ada yang pakai ” Ujar FN menirukan pengakuan kakaknya
Lebih lanjut FN Membeberkan, ” saat kakak saya kerumah mertuanya,suami kakak saya langsung turun dari tangga sementara kakak saya MRN masih tetap berdiri ditangga (depan Pintu) tapi merasa situasi ada yang aneh spontan kakak saya langsung masuk kerumah dan membuka pintu kamar dan melihat ada yang aneh karena melihat pintu lemari goyang goyang kakak sayapun langsung membuka pintu lemari tersebut dan menemukan seorang perempuan yang lagi jongkok didalam lemari dan perempuan tersebut langsung berteriak saat kepergok oleh kakak sy ” bebernya lagi
Sehingga terjadi penganiayaan, FN Menjelaskan, ” saat suami kakak saya mendengar suara perempuan berteriak, suami kakak saya langsung naik keatas rumah bersama saudara laki-lakinya dan langsung mendorong kakak saya MRN sehingga terjatuh dari tempat tidur, sementara dalam keadaan terduduk kakak saya langsung dipukul ” Terangnya
Akibat penganiaayaan tersebut, MRN (korban) Mengalami Memar Dibawa Mata dan merasa oleng, Sehingga FN Langsung membawa kakaknya untuk meloporkan kasusus KDRT tersebut kepolres Takalar dengan Nomor.LP/B/102/IV/2023/SPKT/POLRES TAKALAR/POLDA SULAWESI SELATAN. Tanggal 12 April 2023 Pukul 00.36 Wita. dan langsung diberi surat pengantar Ke RSUD H.Padjonga Dg Ngalle Takalar Untuk melakukan Visum
FN Pihak keluarga korban Berharap, ” Pihak kepolisian bisa menegakkan keadilan Hukum secara profesional, dengan adanya kasus KDRT tersebut, Agar Kiranya Bisa Mengamankan Pelaku agar tidak ada lagi unsur unsur berkelanjutan yang bisa menimbulkan terkesan pembiaran, dan perlu diketahui Setelah kejadian tersebut, korban mengalami trauma dan masih was-was terjadi sesuatu terhadap dirinya maupun anak-anaknya mengingat di duga pelaku masih berkeliaran sekitar rumah tersebut.” Tutupnya
#Admin

SULSEL // Liputannusantara18 – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan (Sulsel) resmi berganti. Kapolda Sulsel yang baru, Irjen Pol Setyo Boedi Moempoeni didampingi istrinya, Yuni Setyo Boedi pertama kali menginjakkan kaki di Markas Polda Sulsel di Makassar, Senin (03/04/2023).
Kedatangan Setyo Boedi Moempoeni disambut langsung Wakil Kapolda Sulsel Brigjen Pol Chuzaini Patoppoi. Setyo Boedi Moempoeni juga menerima sumpah setia dari personel Polda Sulsel dengan tradisi “angngaru” serta penyambutan dengan tarian tradisional Padduppa oleh Polwan Polrestabes Makassar.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Setyo Boedi Moempoeni beserta istri kemudian menyapa jajaran personil Polda Sulsel yang berdiri berjejer menyambutnya.
Pada kesempatan itu, Setyo Boedi Moempoeni sekaligus menerima paparan laporan kesatuan serta penandatanganan penyerahan kepengurusan tiga cabang olahraga yang dihadiri Pengurus KONI Sulsel.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombespol Komang Suartana, mengatakan setelah penyambutan tersebut dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan lain yang telah disiapkan di Mapolda Sulsel, seperti penandatanganan serta penyerahan memori serah terima jabatan, penyerahan penghargaan kepada Komjen Pol Nana Sudjana.
“Kegiatan juga akan langsung dilanjutkan dengan rapat paripurna Bhayangkari, serah terima Ibu Asuh Polwan, Upacara Serah Terima Pataka, kenal pamit, acara pengantar tugas, serta farewell parade. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan ketat,” pungkasnya.
Irjen Pol Setyo Boedi Moempoeni yang sebelumnya menjabat Wadankorbrimob Polri kini menjabat sebagai Kapolda Sulsel menggantikan Irjen Pol Nana Sudjana yang kini berpangkat Komjen Pol menjabat sebagai Inspektur Utama di Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR.
#Tim

Takalar,Sulsel // Liputannusantara18 – Animo masyarakat dalam memberikan dukungan kapada Bapak Makmur Mustakim, SH yang akrab disapa “Dg.Lewa” semakin hari semakin kuat dan mulai merata pada setiap wilayah di Kabupaten Takalar.
Hal ini terlihat dimana setelah menyapa beberapa tokoh sentral dan masyarakat di wilayah Galesong, kini Dg. Lewa kembali mendapat undangan silaturahmi dan berbuka puasa bersama dengan masyarakat di kediaman Burhan Dg. Talli yang berada di Desa Bontomanai, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar pada hari Minggu, 02/04/2023.
H. Muh. Jabir Bonto yang turut hadir mendampingi Makmur Mustakim Dg. Lewa menjelaskan kepada warga yang hadir jika Dg. Lewa merupakan orang Bontomanai.
“Bapak Makmur Mustakim Dg. Lewa ini merupakan orang Bontomanai. Dia makan, minum, dan mengenyam pendidikan di Desa Bontomanai, karena almarhum ayahnya dulu merupakan seorang Guru SD yang mengabdi di kampung ini selama kurang lebih 3 tahun lamanya. (Ungkap H. Muh. Jabir Bonto kepada warga).
Mantan Ketua DPRD Takalar periode 2014-2019 ini juga menyatakan bahwa, “Jadi tidak mungkin Dg. Lewa akan melupakan masyarakat dan Desa Bontomanai jika beliau menjadi Bupati, sebab akibat dari makanan dan ilmu yang dia diperoleh di tempat ini, sehingga Dg. Lewa bisa menjadi seperti sekarang ini, ucap H. Muh. Jabir Bonto, 02/04/2023.
Di lain sesi, Makmur Mustakim yang juga mendapat kesempatan untuk berbincang dan bertatap muka dengan warga yang hadir turut menyampaikan perasaannya yang merasa sedang bernostalgia dan pulang ke kampung halamannya sendiri untuk mengenang kisah kehidupan masa kecilnya saat tinggal di Desa Bontomanai;
“Kedatangan saya kesini dan bertemu dengan beberapa orang yang masih saya ingat, membuat saya merasa seakan pulang ke kampung halaman sendiri setelah sekian lama berada di luar, karena menuntut ilmu dan bekerja”, Ungkap Makmur Mustakim (Minggu, 02/04/2023).
Politisi sekaligus mantan anggota DPRD Takalar 2 (dua) periode ini pun lanjut menceritakan kisah masa kecilnya saat tinggal di Desa Bontomanai kepada warga yang hadir;
“Saya dulu tinggal di perumahan SD karena ikut bapak saya yang mengajar disini. Dan saya ingat, jika dulu saya sering menukar beras dengan jagung milik warga, serta banyak kenangan-kenangan lain yang masih saya ingat dengan warga yang tinggal di sekitar sekolah itu. Oleh karena itu, saya berharap sesuai dengan nama desa ini, “Bonto” dan “Manai”, kemenangan kita bersama dalam kontestasi Pilkada Takalar 2024 dimulai dari desa ini, Tutup Makmur Mustakim.
#Iswan Nappa

Takalar // Liputannusantara18 – Sehari menjelang memasuki bulan suci Ramadhan 1444 Hijriyah, Makmur Mustakim mendapat undangan silaturahmi dari ratusan tokoh masyarakat yang mengatasnamakan diri sebagai “Para To Barani”, di Kelurahan Malewang, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Talalar pada hari rabu, 22 Maret 2023.
Dalam acara tersebut, hadir H. Muh.Jabir Bonto yang merupakan mantan Ketua DPRD Takalar serta Para To Barani (orang-orang pemberani) yang merupakan sanak keluarga, kerabat, dan sahabat dari Bapak Makmur Mustakim (MM) yang akrab disapa Dg. Lewa, yang berasal dari 10 wilayah Kecamatan yang ada di Kabupaten Talalar.
H. Muh.Jabir Bonto dalam sambutannya mengungkapkan :
“Inimi saatnya ki sama-samai untuk mendukung Dg.lewa untuk menjadi Bupati Takalar pada tahun 2024 mendatang. Takalar butuh sosok pemimpin seperti beliau, karena saya kenal baik dengan sosoknya. Selain pernah sama-sama mengabdi sebagai wakil rakyat di DPRD Takalar, Dg. Lewa juga merupakan sepupu saya”, ungkap H. Bonto .
H. Bonto kemudian menambahkan; “oleh karena itu, saya berdiri disini untuk memberikan dukungan kepada Dg. Lewa, sebagai keluarga, sahabat, dan juga sebagai tim pemenangan nya. Dan hal ini juga saya sudah sampaikan kepada seluruh keluarga, buat apa pilih yang lain, karena Dg.Lewa sepupu saya sendiri sudah menyatakan siap lahir dan bathin untuk maju sebagai calon Bupati Takalar pada 2024 mendatang”, Ujar H. Bonto mantan legislator Takalar 3 periode dari Partai Golkar ini.
Selanjutnya Makmur Mustakim dalam memberilan sambutan ditanggapi dengan antusias dan gembira, ditambah lagi Dg.Lewa semakin membakar spirit serta semangat Para To Barania dengan menyerukan yel-yel “To Barania” yang dibalas dengan teriakan “Siap” dan Makmur Mustakim dibalas dengan teriakan “Bupatiku”.
Makmur Mustakim Dg. Lewa dalam sambutannya mengemukakan:
“Saya bersyukur kepada Allah S.W.T dan sangat berterimakasih atas ketulusan serta keikhlasan sa’ribattangku Para To Barania, mendorong serta memberikan dukungan kepada saya untuk maju sebagai calon Bupati Takalar pada periode 2024-2029 mendatang. Kepercayaan diri saya semakin meningkat dengan hadirnya Para To Barani disisih saya, untuk berjuang bersama-sama dalam memenangkan kontestasi Pilkada Takalar nantinya. Sekali lagi terimakasih dan penghormatan yang setinggi-tingginya saya berikan kepada Para To Barania, dan Insya Allah dengan niat yang baik, kita mulai perjuangan ini secara bersama-sama dengan mengucapkan Basmalah.” Ujar Makmur Mustakim Dg. Lewa
Acara tersebut dirangkaikan dengan makan coto kuda bersama, dimana kuda merupakan simbol kejantanan, keberanian, dan kekuatan serta acara tersebut selesai menjelang sore hari.
#Aswan Nappa

Pontianak Kalbar // Liputannusantara18 – Amankan pasokan listrik selama Bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1444 H, PLN UP2D Kalbar lakukan pemeliharaan rutin peralatan disisi jaringan distribusi agar penyaluran listrik dapat dilaksanakan secara optimal. Senin 13 Maret 2023.
“Kegiatan perawatan aset-aset kelistrikan secara berkala rutin kami lakukan sebagai upaya preventif untuk menghindari potensi terjadinya gangguan listrik yang menyebabkan padam,” ungkap Manajer PLN UP2D Kalbar, Munawir Hakim.
Dikatakannya, kegiatan yang dilaksanakan meliputi perbaikan dan pemeliharaan gardu hubung, pemeliharaan jalur ROW, dan lain-lain.
“Upaya perbaikan dan pemeliharaan ini juga kami lakukan untuk meningkatkan _Reability_ dan _Availability_ peralatan 20 kV yang bermanfaat untuk mengurangi risiko terjadinya kegagalan atau kerusakan peralatan, meningkatkan keamanan peralatan, serta mengurangi durasi waktu waktu padam apabila terjadi gangguan,” jelas Munawir.
Dijelaskanya, beberapa kegiatan yang dilaksanakan juga berkolaborasi dengan Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) dan Unit Layanan Pelayanan (ULP) setempat, sehingga eksekusi pekerjaan dapat dilaksanakan secara aman dan lancar.
Pihaknya berkomitmen untuk terus berupaya dalam meningkatkan keandalan pendistribusian aliran listrik di Kalimantan Barat, serta mendukung Program _Outage Management dan Yantek Optimisation_ yang telah dicanangkan oleh PT PLN (Persero) beberapa waktu yang lalu.
Diakuinya, beberapa kegiatan pemeliharaan jaringan listrik harus dilakukan dalam keadaan tidak bertegangan untuk menjaga keselamatan pekerja dan masyarakat disekitar lokasi pekerjaan. Informasi penghentian aliran listrik sementara yang disebabkan adanya pekerjaan pemeliharaan jaringan listrik biasanya dilakukan minimal 1 hari sebelum kegiatan dilaksanakan lewat berbagai media, salah satunya lewat media sosial resmi PLN UP2D KALBAR, yakni di Instagram PLN, lewat link : pln_up2dKalbar.
“Kami berharap partisipasi masyarakat untuk bersama-sama menjaga keandalan pasokan listrik minimal dengan cara mengikhlaskan pohon atau tanam tumbuh dimiliki untuk dapat ditebang oleh petugas serta tidak bermain layang-layang terutama dengan menggunakan tali kawat disekitar jaringan listrik, agar kita dapat melaksanakan ibadah selama bulan suci Ramadhan dengan khusuk tanpa adanya gangguan listrik,” pungkas Munawir.
Sumber:Biro Humas PLN

Jakarta // Liputannusantara18 – Yudi Purnomo Harahap mantan penyidik KPK menyampaikan bahwa dengan
adanya informasi PPATK ada pihak yang diduga telah melarikan diri keluar negeri, adanya dugaan KPK bahwa ada gank terlibat dalam kasus Rafael Alun Trisambodo dan PPATK telah memblokir rekening rekening terkait dengan total transaksi sekitar 500 milyar.
Maka KPK yang saat ini sudah meningkatkan status kasus terkait Rafael Alun Trisambodo ke tahap penyelidikan harus bergerak cepat antara lain meminta keterangan pihak terkait terutama terkait kewenangan dalam jabatan Rafael sebelumnya, pihak terkait transaksi rekening yang diblokir PPATK dan tindakan penyelidik lain untuk dapat menemukan peristiwa tindak pidana korupsinya serta menemukan bukti permulaan yang cukup untuk menaikan ke tahap penyidikan. Apalagi kasus ini juga telah menjadi perhatian masyarakat luas.
Berdasarkan pengalamannya sebagai penyidik, Yudi menjelaskan bahwa karena pemberitaan sudah meluas, dikhawatirkan pihak pihak yang selama ini terkait akan bersih bersih sehingga melakukan upaya penghilangan aset, melarikan diri ke luar negeri bagi yang masih di Indonesia, penghilangan jejak korupsi, penghancuran/penghilangan dokumen/ surat terkait kasus, ataupun upaya menutupi jejak dengan saling melindungi satu sama lain dengan berkata tidak sesuai fakta ataupun menghapus komunikasi antara jaringan mereka selama ini.
Selain itu dengan penyidikan maka akan mudah mencekal orang ke luar negeri, menyita aset aset baik di rekening perbankan, rumah, kendaraan mobil atau motor, saham, deposito bahkan uang tunai sebagai upaya pemulihan aset hasil korupsi, selain itu penggeledahan terhadap tempat diduga disembunyikan barang bukti juga penting untuk dapat memperkuat fakta fakta dari keterangan saksi maupun bukti bukti yang telah dimiliki
Terakhir Yudi yang pernah menjadi Ketua Wadah Pegawai KPK 2018-2021 menjelaskan bahwa secara hukum asas praduga tidak bersalah tentu harus tetap dikedepankan dengan memberikan hak kepada Rafael Alun Trisambodo untuk membuktikan bahwa dia tidak melakukan tindak pidana korupsi dan aset aset yang dimiliki beserta harta yang diperoleh dari sumber yang legal.