
Takalar,Sulsel // Liputannusantara18 – Animo masyarakat dalam memberikan dukungan kapada Bapak Makmur Mustakim, SH yang akrab disapa “Dg.Lewa” semakin hari semakin kuat dan mulai merata pada setiap wilayah di Kabupaten Takalar.
Hal ini terlihat dimana setelah menyapa beberapa tokoh sentral dan masyarakat di wilayah Galesong, kini Dg. Lewa kembali mendapat undangan silaturahmi dan berbuka puasa bersama dengan masyarakat di kediaman Burhan Dg. Talli yang berada di Desa Bontomanai, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar pada hari Minggu, 02/04/2023.
H. Muh. Jabir Bonto yang turut hadir mendampingi Makmur Mustakim Dg. Lewa menjelaskan kepada warga yang hadir jika Dg. Lewa merupakan orang Bontomanai.
“Bapak Makmur Mustakim Dg. Lewa ini merupakan orang Bontomanai. Dia makan, minum, dan mengenyam pendidikan di Desa Bontomanai, karena almarhum ayahnya dulu merupakan seorang Guru SD yang mengabdi di kampung ini selama kurang lebih 3 tahun lamanya. (Ungkap H. Muh. Jabir Bonto kepada warga).
Mantan Ketua DPRD Takalar periode 2014-2019 ini juga menyatakan bahwa, “Jadi tidak mungkin Dg. Lewa akan melupakan masyarakat dan Desa Bontomanai jika beliau menjadi Bupati, sebab akibat dari makanan dan ilmu yang dia diperoleh di tempat ini, sehingga Dg. Lewa bisa menjadi seperti sekarang ini, ucap H. Muh. Jabir Bonto, 02/04/2023.
Di lain sesi, Makmur Mustakim yang juga mendapat kesempatan untuk berbincang dan bertatap muka dengan warga yang hadir turut menyampaikan perasaannya yang merasa sedang bernostalgia dan pulang ke kampung halamannya sendiri untuk mengenang kisah kehidupan masa kecilnya saat tinggal di Desa Bontomanai;
“Kedatangan saya kesini dan bertemu dengan beberapa orang yang masih saya ingat, membuat saya merasa seakan pulang ke kampung halaman sendiri setelah sekian lama berada di luar, karena menuntut ilmu dan bekerja”, Ungkap Makmur Mustakim (Minggu, 02/04/2023).
Politisi sekaligus mantan anggota DPRD Takalar 2 (dua) periode ini pun lanjut menceritakan kisah masa kecilnya saat tinggal di Desa Bontomanai kepada warga yang hadir;
“Saya dulu tinggal di perumahan SD karena ikut bapak saya yang mengajar disini. Dan saya ingat, jika dulu saya sering menukar beras dengan jagung milik warga, serta banyak kenangan-kenangan lain yang masih saya ingat dengan warga yang tinggal di sekitar sekolah itu. Oleh karena itu, saya berharap sesuai dengan nama desa ini, “Bonto” dan “Manai”, kemenangan kita bersama dalam kontestasi Pilkada Takalar 2024 dimulai dari desa ini, Tutup Makmur Mustakim.
#Iswan Nappa

Tinggalkan komentar